Kisah Jack Ma, pengusaha sukses yang dulunya dipandang sebelah mata
Siapa sangka, bocah yang terlahir dari keluarga miskin itu bisa menjadi pembisnis tersukses dan terkemuka di dunia. Siapa pula yang menyangka jika dia adalah pemilik e-commerce top di dunia yaitu AliBaba.
Ya dialah Jack Ma, sang pengusaha revolusioner.
Jack Ma lahir pada 10 September 1964. Dia terlahir dari keluarga miskin yang merupakan korban dari revolusi kultural di Cina.
Tetapi dia tidak menyerah dengan garis kehidupannya. Lihatlah ketekunan dia dalam belajar Bahasa Inggris.
Setiap harinya Jack Ma mengantar para turis tanpa dibayar sepeserpun. Karena memang bukan uang yang menjadi tujuannya. Para turis akan mengajarinya berbahasa Inggris dengan sukarela pula.
"Setiap hari selama lima tahun, saya menawarkan jasa guide secara gratis dan mereka mengajari saya bahasa inggris," ungkapnya dalam sebuah kesempatan wawancara.
Menginjak usia remaja, Jack Ma layaknya remaja lain ingin melanjutkan sekolahnya ke jenjang yang lebih tinggi lagi, yaitu Universitas.
Tetapi ternyata tak ada satupun Universitas yang menerimanya.
Bahkan ia 10 kali ditolak oleh salah satu Universitas ternama dunia, Harvard University.
Perjalanan karier Jack Ma memang penuh tantangan, seakan semua orang tidak menginginkannya dan menutup pintu untuknya.
"Selama tiga tahun, saya mencoba mencari universitas, saya juga mencoba melamar pekerjaan. 30 kali dan semuanya ditolak.
Bahkan untuk menjadi pelayan di KFC saja saya ditolak. Ada 34 orang yang melamar, dan 33 orang diterima, cuma saya yangditolak," jelasnya.
Namun akhirnya nasib baik menimpanya, ia di terima sebagai guru dan saat itu ia digaji dengan USD 10 per bulan.
Kabar baik pun kian berdatangan ketika pada tahun 1995 internet mulai dikenal dunia.
Jack Ma mempunyai ide revolusioner untuk mengembangkan pasar online yang terbukti menjadi yang terbesar di Cina bahkan di dunia sekalipun. Ia mengumpulkan teman sebanyak mungkin dengan kemampuan berbahasa Inggrisnya dan menjadi pengusaha tersukses di Cina.
"Tak ada seorang pun yang percaya bahwa saya dapat berhasil. Karena semua orang berkata bahwa saya ini orang yang aneh,
punya pikiran berbeda. Mereka tak percaya ketika saya mengutarakan ide untuk melakukan sesuatu hal dengan internet,"ucapnya.
"Mereka bilang, 'ini ide bodoh kan? Kita tak pernah mendengar tentang internet dan kamu pun tak tahu apa-apa soal
komputer" tambah Jack Ma menirukan ucapan teman-temannya.
Namun ia tak gentar dengan cemoohan itu, bahkan ketika usahanya sedang bangkrut, ia dapat meyakinkan teman temannya untuk berpartisipasi dengan berinvestasi untuk bisnis tersebut.
Dan kini prediksi Jack Ma benar. Dia berhasil mengembangkan AliBaba menjadi yang tersukses di dunia, bahkan nilai AliBaba disebut-sebut mengalahkan potensi Facebook. Dalam perhitungan per hari, AliBaba pun disebut berhasil melampaui e-Bay dan Amazon.
"Saya cuma ingin cari kerja, tapi karena tidak dapat, maka saya yang ciptakan sendiri pekerjaan itu," tandasnya.
Belajarlah dari kisah hidup Jack Ma ini, meskipun dipandang sebelah mata dan tak diinginkan, dia bisa bangkit dan membuktikan pada dunia bahwa dia juga bisa menjadi orang yang sukses.
"Jangan menyerah. Hari ini sulit, besok lebih buruk, tetapi lusa akan menjadi sinar matahari"-Jack Ma .



Initiator
BalasHapusSangat menginspirasi
BalasHapusBeberapa ide kita yang tidak biasa memang tidak akan berguna bagi orang biasa. Good job, nice article!
BalasHapus